LKMB CP 2021

23 May 2021

Keluarga Mahasiswa Buddhis Dhammavaddhana BINUS University kembali mengadakan Latihan Kepemimpinan Manajemen Buddhis (LKMB) Calon Pengurus yang ke-22 untuk aktivis KMBD regional Kemanggisan dan Alam Sutera. LKMB CP ke-22 ini mengangkat tema “Becoming a Great Leader” dengan Lauw Dastin Falentino Laurianto sebagai ketua pelaksana. LKMB ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana LKMB tahun ini dilaksanakan secara online, karena saat ini kita masih berada dalam situasi pandemi COVID-19 yang tidak memungkinkan kita untuk mengadakan suatu kegiatan tatap muka secara langsung. Namun, itu tidak mematahkan semangat kita dalam terus belajar, berkembang, dan berkarya dalam wadah Buddha, Dhamma, dan Sangha. Oleh karena itu, seluruh kegiatannya dilakukan secara online melalui media “Zoom Meetings” pada tanggal 23 Mei 2021.


Sebelum LKMB CP dimulai, ruangan Zoom Meetings mulai dibuka untuk absensi para peserta dari pukul 12.00 hingga 12.30 WIB. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan pembukaan acara yang meliputi pembacaan paritta dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Dhammavaddhana. Untuk menciptakan suasana yang teratur dan kondusif, pembukaan acara di selingi dengan pembacaan tata tertib yang harus dipatuhi oleh para peserta selama kegiatan LKMB CP berlangsung. Kemudian acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Jesclyn selaku ketua umum KMBD periode 32 dan Lauw Dastin sebagai ketua pelaksana LKMB CP ke-22.


Sesi pertama materi berjudul “Strategic Planning for Leader” merupakan penjelasan mengenai value organisasi KMBD beserta dengan visi dan misi organisasi untuk para pemimpin masa depan. Hal ini dilakukan untuk membuat aktivis lebih memahami bagaimana sebenarnya strategi perencanaan yang tepat untuk dilakukan dalam kepengurusan KMBD khususnya di kala pandemi seperti ini. Setelah itu, peserta memasuki sesi kedua dengan judul “KMBD Through Dhamma” yang merupakan pemaparan penjelasan materi tentang cara menjaga dan mengelola organisasi KMBD sesuai dengan ajaran Buddha. Sesi ini menjelaskan berbagai materi dengan contoh kasus yang relevan dengan topik di atas, dengan harapan dapat membina karakter kepemimpinan para aktivis yang baik sebagai calon pengurus dari sudut pandang agama Buddha. Setelah sesi kedua, para aktivis diberikan jeda agar dapat beristirahat sejenak sebelum memulai sesi berikutnya. Kemudian para peserta memasuki sesi yang berjudul “Ketentuan & Nilai Sebagai Pengurus” yang bertujuan untuk memberikan wawasan serta pengetahuan kepada aktivis mengenai syarat dan kewajiban dari seorang pengurus, pengurus inti, dan ketua umum secara mendetail. Setelah itu kegiatan dilanjutkan kembali dengan sesi yang berjudul “Pengelolaan Keuangan” yang berisi pengetahuan mengenai cara mengelola dan alur keuangan dalam organisasi untuk menjalankan setiap kegiatan atau program kerja yang telah direncanakan. Diharapkan dengan adanya pemaparan materi tersebut, aktivis dapat mengelola keuangan secara baik dan tepat serta terhindar dari kesalahan dalam pengelolaan keuangan organisasi. Kemudian, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pemaparan sesi berjudul “Branding” yang sekaligus menjadi sesi materi terakhir dalam kegiatan ini. Sesi ini memberikan pehamanan tentang branding, pentingnya branding, dan parameter keberhasilan branding dalam sebuah organisasi serta bagaimana aktivis dapat melakukannya dengan baik dan tepat. Dalam setiap sesi penyampaian materi, banyak sekali aktivis yang aktif bertanya dan antusias terhadap materi yang dibawakan. Setelah semua pemaparan sesi berakhir, kita melakukan sesi foto bersama atau dokumentasi secara virtual dengan seluruh peserta menyalakan kamera. Kegiatan LKMB CP ini ditutup dengan membacakan paritta kembali.


LKMB CP yang telah dilaksanakan selama 1 hari melalui platform media Zoom Meetings diharapkan dapat memberikan pengalaman baru serta pengetahuan yang baik dalam membentuk karakter seorang pemimpin di lingkungan Keluarga Mahasiswa Buddhis Dhammavaddhana untuk periode 32 saat ini dan juga periode selanjutnya.