Waisak Puja 2563 B.E

10 May 2019 - 16 Jun 2019

WAISAK PUJA 2563 B.E

Written By: Stephen & Vera Yanny

              Salah satu hari raya agama Buddha adalah hari raya Trisuci Waisak . Nama “Vesakha” sendiri diambil dari bulan dalam kalender buddhis yang biasanya jatuh pada bulan Mei kalender Masehi. Hari Raya Waisak sendiri dikalangan umat Buddha sering disebut dengan hari raya Trisuci Waisak. Disebut demikian karena pada hari Waisak terjadi tiga peristiwa penting, yakni kelahiran Pangeran Sidhartha Gautama, tercapainya penerangan sempurna oleh Pertapa Gautama, dan mangkatnya sang Buddha Gautama. Tiga kejadian tersebut—kelahiran, penerangan, kematian— terjadi pada hari yang sama ketika bulan purnama di bulan Waisak. Hari raya Trisuci Waisak juga merupakan sebuah hari raya agama Buddha yang dapat memberikan contoh yang positif kepada setiap orang dan juga dapat memberikan kesempatan kepada semua umat Buddha untuk mengingat dan merenungkan kembali  jasa-jasa Sang Buddha .Dari renungan tersebut , maka para umat Buddha dapat kembali membangkitkan semangat-semangat Dhamma dari dalam diri sendiri.

            Maka dari itu, berlanjut dari acara Lomba & Bazaar Waisak KMB Dhammvaddhana yang diadakan di Baywalk Mall ,pada tanggal 16 Juni 2019, KMB Dhammavaddhana Binus University merayakan Waisak dengan tema “Awaken the spirit of Dhamma” yang artinya membangkitkan semangat dhamma yang ada dalam diri setiap umat Buddha. Perayaan Hari Waisak ini diadakan di Auditorium Lantai 4 Kampus Anggrek  Jl. Kebon Jeruk Raya No. 27. Jakarta Barat.

         Dalam merayakan hari raya Trisuci Waisak , KMB Dhammavaddhana mengundang bhante dari 3 aliran yaitu Theravada, Mahayana, Tantrayana untuk memberikan Dhamma Talk dari sudut pandang aliran mereka. Dhamma Talk yang dibawakan berjudul “Enriching Our Lives With The Spirit of Dhamma” dan dibawakan oleh Suhu Nyanagupta dari aliran Mahayana, Bhante Dhammvijayo dari aliran Theravada,  dan Lopon Sangye Chophel dari aliran Theravada dan didampingi oleh moderator Romo Toni Yoyo.

          Selain Dhamma Talk , perayaan Hari Trisuci Waisak di Binus juga memiliki beberapa rangkaian acara antara lain, kebaktian, pembacaan paritta, pelita kedamaian, blessing, , meditasi, YIFO , penampilan dari salah satu pemenang lomba menyanyi di acara Lomba & Bazaar Waisak KMB Dhammavaddhana di rangkaian acara sebelum nya ,di akhir acara di suguhkan dengan penampilan DV Teater yang dengan judul “Mimpi”.

            Salah satu rangkaian kegiatan dalam acara Waisak Puja KMB Dhammavaddhana yaitu YIFO. YIFO adalah upacara pemandian air bunga pada rupang bayi Siddharta yang mewakili diri pribadi para umat untuk bercita-cita membasuh pikiran, ucapan, dan perbuatannya senantiasa terjaga dan sadar.

          Menyambut hari raya Trisuci Waisak tahun 2019,Keluarga Besar KMB Dhammavaddhana Binus University mengucapkan Selamat Hari Trisuci Waisak 2563 B.E. / 2019 untuk seluruh umat Buddha dan mengajak para umat untuk menguatkan tekad dan meningkatkan kesadaran atas pikiran, ucapan dan perbuatan.

                Dalam rangka menyambut perayaan hari Tri Suci Waisak 2563 BE/2019 Perwakilan Keluarga Mahasiswa Buddhist Dhammavaddhana (KMBD)  Binus University menyelenggarakan kegiatan Lomba dan Bazaar di Baywalk Mall Pluit, Jakarta Utara dan diselenggarakan pada tanggal 10 s.d 12 Mei 2019. Lomba dan Bazaar kali ini bertemakan “Awaken the Spirit of Dhamma”.

            Acara ini mencakup 2 kegiatan berupa Lomba dan Bazaar. Kedua kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat Buddhis yang ada dalam setiap diri umat Buddhis , khususnya terhadap para umat Buddha yang masih berusia muda.

                Kegiatan Lomba tersebut terdiri dari lomba menari grup, menyanyi lagu buddhist dan mewarnai dengan kerja sama dari Greebel. Lomba mewarnai terdiri dari 3 kategori, yaitu kategori 1 (5 – 7 tahun), kategori 2(8 – 10 tahun), dan kategori 3(11 – 13 tahun). Sedangkan lomba menyanyi lagu buddhist terdiri dari 2 kategori , yaitu Kategori 1 ( 5 – 12 tahun) dan Kategori 2 (13 – 18 tahun). Dan lomba menari grup dikhususkan untuk anak usia 5 – 12 tahun dan 1 tim teridiri dari 5 – 7 orang.

                Kegiatan Bazaar di ramaikan oleh tenant-tenant yang dengan semangat menyajikan makanan vegetarian dan  menjual merchandise Buddhis , yang berujung ke ramai nya suasana acara dan  banyaknya pengunjung-pengunjung mall yang menikmati acara .

            Selain itu kegiatan lomba dan baazar ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari beberapa Guest star seperti UKM Bersama Dalam Musik (BDM) Universitas Bina Nusantara,KMB Dharmayana Universitas Tarumanagara, KMB Dhammavaddhana Binus University Regional Kemanggisan dan juga Alam Sutera, Maurien Aiko, dan Lawrence Anzela.

                “Di zaman yang modern ini, ajaran Sang Buddha seakan – akan semakin memudar. Banyak sekali saudara – saudara kita yang mulai kehilangan semangatnya dalam meneruskan ajaran Sang Buddha. Dengan diadakannya acara lomba dan bazaar waisak ini, saya berharap kita semua sebagai pemuda – pemudi dapat membangktikan kembali semangat kita masing – masing dalam melestarikan Dhamma,” ujar Irene Fortuna Edison selaku Ketua Pelaksana Acara Lomba & Bazaar Waisak KMB Dhammavaddhana.

                Akhir kata , Rangkaian acara Lomba & Bazaar Waisak yang diadakan oleh Keluarga Mahasiswa Buddhis Dhammavadhanna Binus University ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif dan dapat mencapai tujuan utama acara ini , yaitu membangkitkan semangat Dhamma dalam diri setiap umat Buddha.