WAWASAN GLOBAL DAN PANCASILA

WAWASAN GLOBAL DAN PANCASILA

By: Meichel Rendio

 

Wawasan global merupakan suatu proses yang dirancang untuk mempersiapkan dasar intelektual guna memasuki kehidupan yang kompetitif sehingga bisa diterapkan dengan baik. Salah satu yang menjadi kunci dari adanya wawasan global adalah adanya pengetahuan akan ideologi yakni Pancasila. Tantangan yang tengah dihadapi oleh rakyat Indonesia khususnya anak muda adalah dengan adanya perkembangan teknologi dan juga kecenderungan bagi generasi muda yang seringkali mengikuti trend yang ada. Gaya hidup hedonisme, materialisme, konsumtif merupakan bagian hidup dari sebagian masyarakat khususnya anak muda.

Wawasan global yang salah satunya adalah Pancasila memandu generasi anak muda untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dimulai dari sila pertama Pancasila yang berbunyi Ketuhanan yang Maha Esa”, yang dimulai dengan pendekatan terhadap agama dan menjadikan generasi muda ini meminimalisir kemungkinan adanya sifat materialisme yang seringkali manusia alami. Menyebabkan dampak terjadinya kekurangan kepercayaan akan agama dan eksistensi Tuhan. Sila kedua Pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”, mencerminkan keadilan, hal ini mengajarkan bahwa pentingnya bersikap adil dalam memutuskan sesuatu. Sila ketiga Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”, generasi muda yang cenderung terpengaruh dengan trend negara luar melalui Pancasila, wawasan global yang ditanamkan lebih mencintai negara Indonesia sehingga tidak serta merta mengadopsi secara langsung budaya luar namun tetap diadaptasi sesuai norma dan budaya dalam negeri. Sila keempat Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan”, sila ini mewakili sifat bijaksana, sebagai generasi muda dengan wawasan global ini menanamkan sifat bijaksana dalam memilah kemajuan teknologi serta bijaksana dalam mengolahnya agar turut serta dalam pembangunan nasional. Sila kelima dan merupakan yang terakhir yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, mencerminkan keadilan agar tetap adil dalam memperlakukan sesama manusia, tidak membedakan menurut ras, agama dan etnis. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sudah sangat cukup untuk membekali anak anak bangsa untuk menjauhi dan membantu anak anak bangsa dalam menghadapi permasalahan dunia

Dari tulisan diatas, dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus dijadikan sebagai landasan dalam pengembangan wawasan global warga negara. Pancasila sebagai dasar pedoman kita sebaiknya tidak hanya di hapal namun juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Warga negara Indonesia selain memiliki jiwa Pancasila juga harus memiliki wawasan global agar kaum muda Indonesia bisa lebih siap dalam menghadapi persaingan yang kompetitif kedepannya.